Situs Al Ahed, Minggu (1/1/2023) melaporkan, Tariq Salmi menuturkan, "Satu tahun sudah kita lewati yang di dalamnya kita saksikan perlawanan rakyat pemberani Palestina, serta pengorbanan mereka dalam melawan Rezim Zionis, dan orang-orang Palestina, tidak akan pernah berhenti berjuang dan bertempur melawan penjajah meski untuk sesaat."
Ia menambahkan, "Di tahun baru ini kami akan melanjutkan pertempuran di Jenin, Al Quds, Nablus, dan seluruh wilayah Tepi Barat, dengan semangat sama yang telah mengantarkan para komandan seperti Tayseer Al Jabari dan Khaled Mansour ke pintu kesyahidan dan kemenangan, kami akan melanjutkan perjuangan sampai Al Quds menang dan bebas."
Jubir Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan, "Kabinet sayap kanan ekstrem fasis Zionis, dan ancaman-ancaman militer penjahatnya, tidak membuat rakyat Palestina takut."
Sebelumnya Sekjen Jihad Islam Ziad Al Nakhala mengatakan tahun baru 2023 penuh dengan tantangan dan konflik, dan Palestina tak punya pilihan lain selain bersatu dan berjuang. (HS)
342/